perubahan dalam 30 hari kedepan

                     Cara merubah ke arah yang lebih baik pada 30 hari

- Kurangi penggunaan ponsel atau gawai yang berlebihan, ini judul penelitian terkait : 

Mobile Phone Use and Stress, Sleep Disturbances, and Symptoms of Depression among Young Adults - A Prospective Cohort Study

phonehttps://www.medscape.com/viewarticle/738383

- tidur yang cukup karena kurang tidur akan membuat amigdala lebih aktif sehingga membuat kita menjadi lebih was-was, cemas, dan stress. Tidur yang cukup akan membuat medial prefontral cortex lebih aktif, ini bagian otak kita lebih tenang dan berperan besar untuk memperkuat memor. Selain itu,tidur juga bisa memperbaikin fokus.

- Membiasakan bangun lebih awal dan jangan langsung cek HP, dalam buku Robin Sharmadi buku The 5 AM Club yakni aturan 20/20/20. Maksud teori ini adalah menginvestasikan 60 menit di pagi hari untuk pengembangan diri, bagi 60 menit ke dalam 3 bagian yang masing-masing 20 menit. Apa saja yang di lakukan?

- Olahraga dalam 20 menit pertama. Manfaatnya apa saja sudah jelas lah ya, salah satunya adalah memroduksi hormon endorfin yang membuat kita happy untuk 12 jam setelah olahraga

- Meditasi unt 10-20 menit kedua. Coba ngobrol dan tanya ke diri sendiri sebenarnya hidup ini mau ngapain, pengen hidup yang bagaimana, konstribusi apa yang mau kita berikan pada dunia, apa yang membat kita stress, hal apa yang mau kita perbaiki dan pertanyaan-pertanyaan yang lain yang memang kita harus jawab sendiri

- Journaling 10-20 menit. Ini adalah meditasi di atas kertas, tulis hal-hal yang membuat kita stress, hal-hal yang kita syukuri, apa rencana hari ini, perasaan lain yang muncul, tulis saja semuanya. Ini juga metode yang ampuh untuk mengelola stress karena menulis dengan tangan membutuhkan koordinasi dari lebih banyak saraf sehinggga nantinya otak bisa lebih ritmis dan harmonis, lakukan dan cobalah


- Baca buku, yes baca buku sudah semakin ditinggalkan padahal masih relevan banget. tom bilyeu bilang bahwa semua masalah yang kita alami hari ini sebenernya sudah pernah dialami oleh orang lin di masa lalu dan solusinya sudah di tulis si buku, rasio pembaca buku di indonesia cuma 1 dari 1000 orang jadi orang yang baca buku itu spesies langka nan istimewa

Komentar