TYPE DATA DAN STRUKTUR DATA
Jurusan : Informatika
Mata kuliah : Struktur Data
1. Data Sederhana Tunggal
2. Data Sederhana Majemuk
3. Struktur Data Sederhana
4. Struktur Data Majemuk
1.
DATA
SEDERHANA TUNGGAL
Tipe data sederhana adalah tipe
data dasar yang sering dipakai oleh program, yang meliputi:
A.
Integer
* Integer (Bilangan Bulat).
Penggolongan tipe data integer dimaksudkan
untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan.
* Contoh: suatu variabel bilangan
diperkirakan nilai maksimumnya 32767 kita cukup mendeklarasikan variabel
bilangan sebagai integer (2 byte), daripada sebagai longint(4 byte).
· Penggolongan
Tipe Data Integer
|
Tipe data |
Ukuran |
Tempat Rentang Nilai |
|
Byte |
1 Byte |
0 s/d +255 |
|
Shortint |
1 Byte |
-28 s/d +127 |
|
Integer |
2 Byte |
-32768 s/d 32767 |
|
Word |
2 Byte |
0 s/d 65535 |
|
Longint |
4 Byte |
2147483648 s/d 2147483647 |
B.
Tipe Real
(Bil. Pecahan)
Bilangan real atau nyata merupakan jenis
bilangan pecahan, dapat dituliskan secara biasa atau model scientific
* Contoh bilangan real: 34.265, -3.55, 0.0,
35.997E+11, dimana E merupakan simbol perpangkatan 10. Jadi 452.13 mempunyai nilai
sama dengan 4.5213e2.
· Penggolongan
Tipe Data Bilangan Real
|
Tipe data |
Ukuran |
Tempat Rentang Nilai |
|
Real |
6 Byte |
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038 |
|
Single |
4 Byte |
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038 |
|
Double |
8 Byte |
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x10308 |
|
Extended |
10 Byte |
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932 |
|
Comp |
8 Byte |
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932 |
C.
Tipe
Boolean (Logika)
* Merupakan tipe data logika, yang berisi dua
kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah).
Tipe data boolean banyak digunakan untuk
percabangan kode program, atau untuk memutuskan apa yang mesti dijalankan
ketika sebuah kondisi terjadi.
· Penggolongan
Tipe Data Boolean
|
Tipe data |
Ukuran Tempat |
|
Boolean |
1 Byte |
|
WordBool |
2 Byte |
|
LonggBool |
3 Byte |
· Contoh:
Program display_bool;
uses wincrt;
begin writeln(ord(true));
writeln(ord(false));
end.
Hasilnya: 1 0 3.2.
2.
DATA
SEDERHANA MAJEMUK
Terdiri atas : array, record, set, dan file.
String adalah tipe data jenis array
Tipe data
sederhana majemuk, meliputi :
Tipe
String : menyimpan data yang berisi suatu teks (rangkaian karakter/huruf) dan
bisa juga berisi angka.
Contoh
pendeklarasian :
Var kalimat
: string
Begin kalimat := ‘Jl.Bima Sakti no.3 Pengok’;
STUKTUR DATA SEDERHANA DAN MAJEMUK
1. Struktur Data Sederhana
a. Array(Larik)
Larik adalah struktur
data statik yang menyimpan sekumpulan elemen yang bertipe sama. Setiap elemen
diakses langsung melalui indeksnya. Indeks larik harus tipe data yang
menyatakan keterurutan misalnya integer atau karakter. Banyaknya elemen larik
harus sudah diketahui sebelum program dieksekusi. Tipe elemen larik dapat
berupa tipe sederhana, tipe terstruktur, atau tipe larik lain. Nama lain array
adalah Larik, tabel, atau vektor
b. Record(Catatan)
ADT adalah definisi
tipe dan sekumpulan primitif (operasi dasar) terhadap tipe tersebut. Tipe
diterjemahkan menjadi tipe terdefinisi dalam bahasa pemrograman yang
bersangkutan.
2. Struktur Data Majemuk
1. Linier
I.
Stack(Tumpukan)
Stack
(tumpukan) adalah list linier yang dikenali elemen puncaknya (top), aturan
penyisipan dan penghapusan elemennya tertentu (penyisipan selalu dilakukan “di
atas” (top), penghapusan selalu dilakukan pada top). Karena aturan penyisipan
dan penghapusan semacam itu, top adalah satu-satunya alamat tempat terjadi
operasi. Elemen yang ditambahkan paling akhir akan menjadi elemen yang akan
dihapus. Dikatakan bahwa elemen stack akan tersusun secara LIFO (Last In First
Out).
II.
Queue(Antrian)
Queue
(antrian) adalah list linier yang dikenali elemen pertama (head) dan elemen
terakhirnya (tail); Aturan penyisipan dan penghapusan elemennya disefinisikan
sebagai penyisipan selalu dilakukan setelah elemen terakhir, penghapusan selalu
dilakukan pada elemen pertama; Satu elemen dengan elemen lain dapat diakses
melalui informasi next.
III.
List dan Multi-List (Daftar)
List linier adalah
sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai keterurutan tertentu, yang
setiap elemennya terdiri dari 2 bagian. sebuah list linier dikenali dengan (1)
elemen pertamanya, biasanya melalui alamat elemen pertama yang disebut (first);
(2) Alamat elemen berikutnya (suksesor), jika kita mengetahui alamat sebuah
elemen, yang dapat diakses melalui field next; (3) Setiap elemen mempunyai
alamat, yaitu tempat elemen disimpan dapat diacu. Untuk mengacu sebuah elemen,
alamat harus terdefinisi. Dengan alamat tersebut informasi yang tersimpan pada
elemen list dapat diakses; (4) Elemen terakhirnya.
2. Non-Linier
i.
Binary Tree (Pohon Biner)
Memiliki hierarki atau
leveling ( membuat data lebih detail)
Sebuah pohon biner
(binary tree) adalah himpunan terbatas yang mungkin kosong atau terdiri dari
sebuah simpul yang disebut sebagai akar dan dua buah himpunan lain yang
disjoint yang merupakan pohon biner yang disebut sebagai sub pohon kiri (left)
dan sub pohon kanan (right) dari pohon biner tersebut. Pohon biner merupakan
tipe yang sangat penting dari struktur data dan banyak dijumpai dalam berbagai
terapan. Karakteristik yang dimiliki oleh pohon biner adalah bahwa setiap
simpul paling banyak hanya memiliki dua buah anak, dan mungkin tidak punya
anak.
ii.
Graph (Percabangan)
Dapat digunakan untuk relasi
kompleks antar elemen data , contoh : Aplikasi gojek atau grab.
Graph merupakan struktur data yang paling umum. Jika struktur linier
memungkinkan pendefinisian keterhubungan sekuensial antara entitas data,
struktur data tree memungkinkan pendefinisian keterhubungan hirarkis, maka
struktur graph memungkinkan pendefinisian keterhubungan tak terbatas antara
entitas data.
Komentar
Posting Komentar